Puisi curahan hatiku

KAU YANG PAMIT, AKU YANG PERGI

ketika itu kau pamit
namun akhirnya aku yang pergi
karena intinya bukan siapa
yang harus meninggalkan atau ditinggalkan
namun kita memang harus berpisah
sebelum dipisahkan

ketika itu aku begitu yakin
bahwa berpisah tak akan lebih sakit
daripada dipisahkan
dan hingga detik ini
aku tak tahu
lebih sakit mana
meninggalkan atau ditinggalkan

aku yang pergi
dan kau bilang tak usah pamit
tak usah repot-repot merangkai kata jadi puisi
dan tak perlu berjanji suatu saat akan kembali
kau hanya minta
sebisa mungkin kepergianku sehening maling
tak ketahuan dan membawa segala sesuatu yang berharga
segala sesuatu yang berpotensi rindu

aku lakukan sesempurna mungkin yang kau mau
aku membawa segala kenangan kita
tak menyisakan satu pun untukmu
dan kemana aku pergi kau tak akan tahu


By: @diansn__

Komentar

  1. Jangan galau minn:v kalau itu memang milik kita sejauh apapun kalian saling menjauh suatu saat bakal balik lagi kalaupun sebaliknya berarti Allah masih sayang sama kamu min karena mungkin Allah telah menyediakan orang yang lebih baik dari dia

    BalasHapus
  2. Aku terharu πŸ˜ͺ jadi pengen makan

    BalasHapus
  3. Kalo itu memang ditakdirkan untuk kita sejauh apapun dia pergi pasti akan kembali juga kok min,ikan yg ada di laut sama sayur yg di gunung aja bisa ketemu di warteg 😁

    BalasHapus
  4. Keren puisinya kakk, sampai menusuk di hati

    BalasHapus
  5. Keren puisinya kakk, sampai menusuk di hati

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seneng bisa kenal ama kaka hitzz

PUISI MERAH PUTIH

Quotes